|
Tim Leuser highcamp sampai di puncak Leuser |
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 02 July 2008 |
 Pada tanggal 08 Juni 2007 team ekspedisi Leuser ‘2008 highcamp the adventures berhasil sampai di puncak Loser yang mempunyai ketingian 3404m dpl. Tim sampai dipuncak leuser pada sore hari jam 16:10 WIB dan bermalam di puncak tersebut. Tim menghabiskan waktu tujuh hari untuk sampai dipuncak, satu hari terlambat dari target rencana pendakiannya, ini disebabkan oleh cuaca yang tidak bersahabat selama pendakian. “Setiap hari begitu lewat lohor hujan selalu turun dan ini sangat mempengaruhi daya tempuh kita”, jelas Hendri Agustin yang merupakan Leader tim ini. |
|
Last Updated ( Thursday, 03 July 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Monday, 28 April 2008 |
|
Highcamp the adventures kembali mengadakan ekpedisi pendakian dan pendatan jalur pendakian. Kali ini gunung yang di menjadi sasaran komunitas highcamp adalah Pegunungan Leuser yang berada di propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Pegunungan yang termasuk dalam wilayah administrasi Taman Nasional Gunung Leuser ini mempunyai dua puncak yaitu puncak Loser 3404n dari permukaan laut dan puncak Leuser 3119m dari permukaan laut. Taman Nasional gunung Leuser yang luas cakupannya meliputi 5 kabupaten di NAD yaitu Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Timur dan Aceh Singkil. Juga sebagian wilayahnya termasuk kedalam 2 kabupaten di propinsi Sumatera Utara yaitu Kabupaten Langkat dan Kabupaten Karo.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 14 May 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Ada hujan..., ada kabut..., ada rembulan di Mandalawangi |
|
Contributed by hendri agustin
|
|
Tuesday, 15 April 2008 |
 “udah di tol TB Simatupang, bentar lagi nyampe. Aku naik taxi jadinya”, demikian sms yang saya terima dari Joan. Selain Joan, Anno dan Rita juga belum muncul. Teman-teman peserta ultralight hiking ke Gunung Pangrango lainnya sudah stand by di Terminal Kampung Rambutan. Kali ini memang perjalanan yang kami rencanakan adalah ke Gunung Pangrango yang berada dikawasan TNGP, dan karena adanya aturan baru yang hanya membolehkan pengunjung untuk menginap didalam lokasi TNGP hanya semalam dan tidak boleh lebih ini akhirnya membuat saya menerapkan prinsip ultralight hiking dalam perjalanan bersama kali ini. Ada banyak sekali pemahaman tetang prinsip Ultralight hiking ini, namun yang jelas adalah suatu prinsip yang mengutamakan bobot yang enteng dan multifungsi serta juga inovatif pada peralatan yang digunakan selama perjalanan pendakian. Minimalis disini bukan berarti mengabaikan keselamatan akan tetapi tetap jenis peralatan yang dibawa sama saja dengan peralatan pendakian gunung lainnya hanya saja lebih ringan, kompak dan multifungsi. |
|
Last Updated ( Tuesday, 15 April 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Previous 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|