Home 06 September 2010  
HomeMountaineeringRock ClimbingCampingRaftingCaving
Home
Mountaineering
Rock Climbing
Camping
Rafting
Caving
Adventure Clubs
Ultralight Hiking
Leave No Trace
National Park
Adventure Journal
Eco Adventures
Forum online highcamp
Related Article
New Summit Routes
Gears Review
Video Clip highcamp

Login Form
Username

Password

Remember me
Password Reminder
No account yet? Create one

Who's Online
We have 49 guests online

HC ShoutBox
This is not a Login form

Name:

Message:


HC Event Calendar
September 2010 October 2010
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 35 1 2 3 4
Week 36 5 6 7 8 9 10 11
Week 37 12 13 14 15 16 17 18
Week 38 19 20 21 22 23 24 25
Week 39 26 27 28 29 30

Yang Terbaru
Click here to join milis highcamp
Click to join milis highcamp
About Us Contact Us Related Links Donation Disclaimer
 
Light Offroad : Lumpur…Hujan…dan Kabut Halimun
Contributed by Elisabeth Tjoe   
Sunday, 30 January 2005

Image30 January 2005
20.35 “Thanks ya Ru…” (sambil berjabat tangan)…see u..” Seraya mengucapkan salam perpisahan dengan Heru. Setelah penumpang penuh, akhirnya bis jurusan Kp. Rambutan – Kalideres yang saya tumpangin perlahan melaju meninggalkan terminal Kp. Rambutan yang masih terlihat rame di malam yang mulai larut. Sambil memejamkan mata menahan kantuk biar nggak kebablasan… perlahan ingatanku kembali ke perjalanan kemarin.
…….
Awal ceritanya YM-an (Chating boooo) dengan Ryco (anggota milist HC yg silent) discus tentang foto dan teknik2nya. Cerita punya cerita mau hunting foto bareng, eh doi bilang ikut aja ke Gunung Halimun sabtu ini. Anak-anak offroad pada mau jalan jalan santai (light offroad), camping, barbeque, dan hunting foto. Apa….??!! (mata terbelalak jidat berkerut)…sabtu ini, dadakan gitu loh…mana udah akhir bulan lagi…hiks.. Ikut ah sekalian test adrenaline dan ngerasain petualangan baru.
Kebetulan, doi juga udah kenal sama Heru (gundul) waktu lagi bantuin temen temen rescue banjir di kp melayu. Contact punya contact akhirnya saya dan Heru janjian ketemu dengan Ryco di MC. Dodol ..eh Donald dinnnkkk di Cibubur…
Nyang ikutan waktu itu dengan total mobil sekitar 24 mobil.
- Trooper Indonesia dengan personilnya : Ryco, Pak Harry Sanusi (panggilan kehormatannya babe) + Bibib, Nizar + Ditto, Harmen, Ilham, Tansri (papi), Gelombang + Danny, Andhika + crew, Made, Pak Glen + Pak Herawan.
- TLCI (Toyota Land Cruiser Indonesia) personilnya : Mas Bayu, Alien (bukan alien makhluk hijau dari luar angkasa…), Indra Camat, Mathe, Taufik, Sammy, Egga, Tommy.
- SJI (Suzuki Jip Indonesia) personilnya : Indra Riana, Jerry, Arie, Tata + temennya kameramen Expedition Metro TV.
- Team cengar-cengir/ ganjal ban di lumpur (HC) : Heru dan saya (Ibeth)

Sabtu, 29 Januari 2005
06.00 Berangkat dari Base Camp Heru (kantor maksudnya) dengan badan masih loyo dan mata sembab abis begadang di Base Camp. Tanpa babibu langsung aja telpon Taksi (Blue Bird) minta dijemput dan dianter ke Mc Dodol ech Dono ech Donald (gak pake bebek). Meeting point dengan Ryco sebelum bergabung dengan klub offroad lainnya.

06.15 Saya dan Gundul (Heru) dengan masing-masing daypack yang menggelembung tiba di Mc. Dono Cibubur, “Ringan nih Ru… gak kayak biasanya kalo ke gunung..” diiringi nyengir kuda si Heru. Tepat jam 7.00 Ryco dengan Trooper hijaunya tiba di Mc. Dono….(oh ini Ryco…selama ini cuma saling chatting). Dengan bagasi full muatan berisi coolbox, ikan segar dan bumbunya, grill, matras, tenda, dll. Di jok tengah tergeletak nasi putih dan ayam balado yang memerah (kelaknya dua makanan ini akan jadi nasi goreng ayam balado). Untuk menghemat waktu kami segera meluncur ke rest area Sentul yang merupakan meeting point semua peserta. “Beth, Ru…sabar yach!…soalnya orang2 ini kalo janjian itu biasanya molornya bisa 2 jam, 1 jamnya buat telat, se-jamnya lagi buat becanda…” Gak berapa lama kamipun tiba di rest area Sentul. Keberangkatan dibagi 2 rombongan, yang pertama yaitu rombongan TLCI berangkat jam 8, rombongan kedua berangkat pukul 9.00….pembuktian dari omongan Ryco…

Last Updated ( Monday, 11 September 2006 )
Read more...
Kemarau di Mahameru.......sebuah catatan perjalanan
Contributed by hendri agustin   
Saturday, 30 July 2005

ImageAkhirnya setelah menunggu satu setengah jam pesawat Sriwijaya Air yang saya tumpangi bersama Bang Kamser dan Sato-san mengudara juga diatas langit Cengkareng menuju Malang Jawa Timur. Langit pagi ini sedikit berkabut, namun setelah pesawat mencapai ketinggian cruisingnya keadaan langit berubah menjadi warna biru bersih dengan beberapa awan Cirrocumulus yang tersebar dibeberapa tempat. Keterlambatan satu setengah jam dari jadwal yang seharusnya pasti akan membuat kami terlambat juga sampai di Tumpang. Mendekati kota Malang dari jendela kabin terlihat jelas sosok Sang Mahameru tegak berdiri dan seperti biasa kepulan asap yang mengandung debu dan pasir atau yang dikenal juga dengan sebutan "wedus gembel" selalu keluar dari kepundannya.

Tidak sabar rasanya untuk segera menyentuh pasir halus di puncak tertinggi pulau Jawa ini. Pesawat yang kami tumpangi mendarat mulus di lapangan udara kota Malang (sorry nama bandaranya lupa), sepi sekali hanya pesawat kamilah satu-satunya pesawat komersil yang mendarat di bandara ini mungkin inilah yang menyebabkan tiketnya lebih mahal dari pada tiket pesawat ke Surabaya, padahal jika dihitung jarak tidak begitu berbeda. Tak lama kemudian kami sudah berada di ruang tunggu bandara, tidak seperti bandara lainnya, Bandara kota Malang ini tidak memiliki ban berjalan untuk mentransfer bagasi. Maka jadilah kami harus mengambil sendiri barang-barang kami dari gerobak yang diparkir di pinggir Bandara. Sato-san yang merupakan satu-satunya peserta asing dalam group kami, tertawa terkekeh-kekeh melihat fasilitas Bandara ini, dan saya sempat ngeles dengan mengatakan "terang aja ini kan bandara kecil dari sebuah kota yang tidak begitu populer dicapai via udara".

Tidaklah susah mendapatkan kendaraan menuju Tumpang dari bandara kecil ini. Dengan hanya mengeluarkan Rp.50.000,- kami bertiga sudah bisa duduk nyaman didalam mobil kijang ber AC yang segera melesat menuju Tumpang dimana beberapa teman kami sudah menunggu. Tumpang adalah sebuah kota kecil yang terletak tidak begitu jauh dari Malang dan kota kecil ini merupakan tempat dimulainya perjalanan yang mendebarkan menuju Desa terakhir di kaki Mahameru yaitu Desa Ranu Pane. Saat memasuki pasar Tumpang, mobil kami berhenti persis di depan Alfa Mart, tempat dimana kami berkumpul dengan para member HC yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Disana sudah ada Mba Nia dan Pak Iyan dari Bandung, Andreas dari Surabaya, Bli Ketut Ermil dari Bali, Pram, Tosani, Yadi, Nhanha, dan Lili dari Jakarta. Tak lama kemudian Mba Endah dari Kalimantan yang datang bareng dengan Tina dari Bandung, Maulana datang bareng Rizky. Segera setelah itu kami mulai meloading ransel-ransel besar kami keatas Jeep yang akan kami pakai menuju Ranupane. Lepas tengah hari kami berangkat, sebetulnya masih ada rekan dari Surabaya yang belum datang yaitu Rara, Yeni, Yoni dan Tanty. Akan tetapi menurut Rizky mereka akan datang menyusul besok langsung ke Ranupane.

Last Updated ( Wednesday, 20 September 2006 )
Read more...
Mengunjungi gunung para Raja dan Putri
Thursday, 28 July 2005

ImagePesawat Adam Air yang saya tumpangi bersama Tammy teman semilis di highcamp mendarat mulus di Bandara Tabing Padang. Hari masih pagi, sekitar jam 08.00, kami berdua langsung menuju Minang Plaza sebuah shooping mall di kota Padang karena kami berdua akan janjian bertemu dengan dua orang anggota tim perjalanan pendakian kali ini yaitu Kang Ronny dari milis highcamp Bandung dan Lastri dari milis highcamp Batam. Kami berempat akan mendaki Gunung Talamau yang merupakan gunung tertinggi di Sumatera Barat. Gunung mempunyai banyak keistimewaan baik dari objek wisata alamnya maupun cerita mitos yang dipunyainya membuat gunung ini sedikit berbeda dengan gunung lainnya di Indonesia. Dipuncak gunung ini kita bisa menemukan 13 telaga dan juga sebuah air terjun besar yang berada di pinggang gunung ini. Nama-nama telaga yang ada dipuncak ini pun juga diberi nama dengan nama-nama putri kerajaan Minang Kabau dahulu kala yang berkaitan dengan sejarah daerah Pasaman.

Setelah cukup lama menugu akhirnya berturut-turut Kang Ronny, Lastri muncul, dengan bantuan dari moderator milis highcamp Padang, Maryulis Max akhirnya kami mendapatkan mobil carteran langsung menuju Pasaman tepatnya menuju Desa Pinaga dimana titik awal pendakian dimulai. setelah 4 jam mengedarai mobil, sekitar jam 16.15 kami sampai di Desa Pinaga, desa ini terletak di jalan raya yang menghubungkan Panti dan Simpang Empat. Karena masih sore kami tidak ingin membuang waktu segera kami mulai perjalanan pendakian menuju Pos II Harimau Campo, tempat dimana kami akan mendirikan tenda dan bermalam. Medan pendakian dari Desa Pinaga hingga Pos II merupakan daerah perladangan penduduk. Gunung Talamau ini memang tidak begitu tinggi, ketinggiannya hanya 2912m dpl. Akan tetapi pendakian dimulai dari ketinggian 287m dpl yaitu Desa Pinaga. Sehingga membuat gunung ini punya tantangan tersendiri untuk didaki. cukup lama kami mendaki dan sekitar jam 18.30 sore akhirnya kami sampai di Pos II Pondok Harimau Campo. Tidak ada siapa-siapa disana, segera tenda didirikan, ternyata di pos ini tidak ada sumber air, sedangkan air terjun Puti Lenggo Geni terletak sedikit jauh turun kearah lembah. akhirnya kami memutuskan untuk tidak memasak makan malam, kami hanya memakan roti dan segera tidur karena badan cukup letih usai perjalanan. Saya sebelum tidur menyempatkan diri untuk mengirimkan email pada milis highcamp yang melaporkan perkembangan perjalanan kami. Kebetulan di Pos II ini sinyal HP masih bagus sehingga memungkinkan saya untuk melakukan koneksi ke Internet.

Last Updated ( Saturday, 29 July 2006 )
Read more...
<< Start < Previous 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Highcamp Campaign

 


SEKILAS INFO MILIST HIGHCAMP

  • Re: mohon inpo : catatan perjalanan terbaru pendakian Gn. Kerinci wah malah saia yang khawatir ngerepotin om smua.. maklum newbie mo njanjal gunung.. kalo dah fix waktunya kabar-kabari ya om thanks
  • Re: Bls: [highcamp the adventures] Tanya Pangrango pegawainya liburan lebaran juga..wkwkw...dah ke rmh g aja tgl 14... ... From: djoan <baleasse@...> Subject: Re: Bls: [highcamp the adventures] Tanya
  • Re: mohon inpo : catatan perjalanan terbaru pendakian Gn. Kerinci Ii - dr padang lbh cepat akses ke desa terakhir....Hc terakhir ke Kerinci tahun 2009..mgkn bs di pake sbg referensi. dr jambi butuh semaleman ke desa terakhir
  • [ASK] Agopuro:Marking point/track (gdb format) Dear all, Apakah ada yang pernah ke Argopuro dan record koordinatnya untuk pos2 sepanjang jalur? Saat ini saya ada koordinat dari google earth tapi untuk
  • Re: mohon inpo : catatan perjalanan terbaru pendakian Gn. Kerinci rencananya tanggal 3 s/d 7 desember 2010, tp blm fix nih, msh ngitung2 waktunya, maklumlah buruh... boleh banget klo ada yg mau gabung, tp kami smua pendaki
  • Kawah Putih Gunung Patuha Kawah Putih Gunung PatuhaPhotography by Barry KusumaFoto selengkapnya silahkan klik link dibawah
  • Add To My Yahoo
    Visitors: 4395779

    :: Yang terbaru ::

    Update terbaru dari data Pegunungan Leuser
                                        

    Highcamp.info akan menayangkan banner campaign yang bertemakan pelestarian lingkungan. Bagi teman-teman yang berminat silahkan kirimkan banner disainnya dengan ukuran 260 pixel x 60 pixel. Banner teman-teman tentu akan menjadi milik anda dan nama anda akan dicantumkan sebagai disainernya. Untuk info lebih lanjut silahkan kontak kami


    Untuk menjelajahi websites ini secara keseluruhan anda perlu login sebagai registered user.




    Get This? Newsflash Scroller PRO for Mambo 4.5.1, © 2004 webraydian.com
    Klik untuk beli online dapat discount
    Profil Petualang


    Ripto Mulyono
    Click for detail

    Advertisement

     

     

     

    Top of Page

    Copyright © 2006 hendri web design, All Rights Reserved
    highcamp : Registered Trademarks
    All images and copyrighted materials belong to their owners and copyright holder