Who's Online |
|
We have 56 guests online |
HC Event Calendar |
 |
September 2010 |
 |
|
|
|
|
Nonton Bareng Film Petualangan |
|
Written by Administrator
|
|
Sunday, 10 December 2006 |
|
Komunitas mailing list highcamp the adventures pada Sabtu 18 November lalu kembali menggelar acara diskusi mengenai kegiatan petualangan dan lingkungan. Kali ini komunitas highcamp menggunakan media film sebagai ajang berbagi ilmu dan informasi, dengan mengusung tema “Nontong Bareng Film Petualangan” acara ini juga menghadirkan nara sumber penggiat alam bebas dan pendaki gunung senior yaitu Gunawan Achmad atau yang akrap dipanggil dengan “Ogun”, dan seorang lagi penggiat alam bebas senior yaitu Don Hasman. Ada tiga jenis film yang di putar pada acara ini yaitu film Dokumenter pendakian berjudul “Cho Oyu, the West Everest” pada film ini peserta bisa melihat bagaimana sebuah ekspedisi ke pegunungan hilamaya dipersiapkan dan berbagai rintangan dan halangan dalam ekspedisi tersebut. Cho Oyu merupakan puncak keenam tertinggi di Dunia dan untuk jajaran gunung diatas ketinggian 8000 meter dari permungkaan laut gunung ini diklaim sebagai gunung yang “mudah” oleh beberapa pendaki, karena cuaca di gunung ini jauh lebih bersahabat, ujar Gunawan Ahcmad saat sesi diskusi mengenai film tersebut, “akan tetapi tidaklah demikian juga karena dalam film ini ditampil kan bagaimana susahnya perjalanan akses ke basecamp gunung ini yang letaknya di Tibet, belum lagi penyakit ketinggian yang dihadapi oleh pendaki”, lanjutnya. |
|
Last Updated ( Monday, 11 December 2006 )
|
|
Read more...
|
|
|
8 Pendaki Asing Gagal Daki Carstenz |
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 23 November 2006 |
|
Delapan pendaki dari sejumlah negara Eropah gagal mendaki Gunung Carstenz di Papua karena ditelantarkan 10 porter yang mereka sewa. Mereka yang mengaku dijarah para porternya itu akhirnya dievakuasi dari areal pertambangan PT Freeport Indonesia di Grassberg ke Timika, Rabu (22/11).
Para pendaki gunung asal Eropa itu adalah Josef Urban (Jerman), Carola Rdmeier (Jerman), Arthur Rudolf (Jerman), Fiegedric Dirk (Jerman), Pal Kohler (Austria), dan Jerri Thomas (Jerman). Mereka berangkat dari Beoga, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Tim yang dipimpin Weigein itu juga membawa tiga penujuk jalan dari Wamena. Mereka adalah Jesaya Jigibalon, Jook V Wenda, dan Tabius Jikwa. Karena perlengkapan logistik pendakian sangat banyak, mereka menyewa 10 porter yang di temui di Beoga. "Para wisatawan itu menyewa dengan tariff Rp.1 jta per orang," kata staf operasi Kantar SAR Timika, Danang Prihandoko, saat dihubungi di Timika, Rabu. |
|
Last Updated ( Thursday, 23 November 2006 )
|
|
Read more...
|
|
|
Fitri Dikesunyian Puncak Cikuray |
|
Contributed by Ical
|
|
Wednesday, 01 November 2006 |
|
Gunung Cikurai merupakan salah satu dari pegunungan yang terdapat di wilayah Garut Jawa Barat, berada tak jauh dari G. Papandayan, G. Guntur dan G. Satria, terlihat jelas menjulang dari terminal Garut. G. Cikurai memiliki pesona alam yang sangat luar biasa, selain mempunyai keanekaragaman tumbuhan, fauna nya juga sangat berciri khas hutan tropis.
Gunung ini ada 2 jalur yang biasa dilalui yaitu dari Cilawu dan Cikajang, sementara masih ada 2 jalur lagi yaitu dari desa Cihuru-Cigedug Kec. Bayongbong dan dari Desa Pamalayan, kedua jalur ini adalah merupakan jalur terpendek menuju puncak akan tetapi masih sangat jarang dilalui karena medannya yang masih rapat juga terjal. Pada kesempatan kali ini kami ber empat mencoba mendaki G. Cikurai melalui jalur desa Cihuru-Cigedug Kec. Bayongbong, dari entry point desa terakhir melewati areal ladang menuju batas pintu hutan memakan waktu 4-5 jam jika berjalan kaki, Waktu yang dibutuhkan untuk mendaki gunung Cikurai dari pintu hutan kurang lebih 7 jam yang harus dilalui dengan persiapan fisik dan cadangan logistik yang cukup, karena selama pendakian sulit ditemukan sumber mata air, kecuali tentunya bila musim hujan. Keadaan di puncak sangat fantastis, ufuk fatamorgana bagaikan menyembuhkan sendi-sendi tulang setiap pendaki, tapi harus hati-hati karena tiupan angin sangat kencang mengingat elevasi dari gunung ini, di pagi hari nampak puncaknya jelas terlihat dari kejauhan, terkadang jika semakin sore kabut tebal menggelayut manja menyelimuti puncaknya yang penuh misteri. |
|
Last Updated ( Wednesday, 01 November 2006 )
|
|
Read more...
|
|
| | << Start < Previous 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
Highcamp Campaign
 |
SEKILAS INFO MILIST HIGHCAMP
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Profil Petualang |
|
 Ripto Mulyono Click for detail |

|